Firewood Lamp

Firewood Lamp terinspirasi dari jalan-jalan pagi ke pasar tradisional di Bantul, Yogyakarta.
Melihat tumpukan ranting kayu yang diikat dan dijual untuk dibakar terasa seperti menyaksikan potensi yang terbuang. Meskipun berdiameter kecil dengan bentuk berlekuk dan tidak simetris, tetap itu adalah kayu. Material kokoh dengan eksterior menawan.
Setelah beberapa eksperimen gagal, akhirnya tercipta Firewood Lamp.
Disusun dari ranting kayu bakar yang diiris tipis, Firewood Lamp memadukan berbagai spesies kayu di tiap unitnya.
Firewood Lamp hadir memenuhi hasrat akan gaya hidup peka lingkungan. Ia hanya membutuhkan volume kayu sangat kecil di tiap satuannya. Lalu karena dibeli di pasar atau toko tradisional, material kayu bakar ini bersumber dari area perkebunan dan tempat pemotongan kayu di Yogyakarta dan sekitarnya.


Terkesan soft dan tampil apa adanya, finishing natural sengaja dipilih untuk menonjolkan serat alami kayu. Lekuk alami kayu pun sengaja diperlihatkan di Firewood Lamp terutama versi kayu bakar.
Dalam perkembangannya, Firewood Lamp juga dibuat dari potongan kayu limbah produksi UMKM perabotan setempat.

Firewood Lamp telah memperoleh perlindungan dari Dirjen Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM RI untuk kategori Desain Industri pada 2021, dengan nomor pendaftaran IDD000063068.
